Kita tak pernah punya apa-apa selain sejarah…

Setelah ada domain baru “dot.CAT”, mungkin besok ada domain “dot.JAVA”

biasane pagi2 internetan emang bawaane iseng. Salahsatu akibat dari keisengan itu, akhire aku terdampar di sebuah web whois tool.

Biasalah.., kalow mampir ke fasilitas model ginian biasane aku penasaran ngulik2 nama domain yg diakomodasi dia apa aja gituh….

Whalah.., ternyata ada domain yg sebelumnya nggak dikenal, muncul domain “.CAT”
Never heard b4? maklum aja… Kalow biasane domain mewakili negara atau disponsori lembaga raksasa mondial, yg ini malah “cuman” mewakili entitas budaya etnik tertentu yg stateless…
Pernah denger nama Catalonia atau yg biasa diendonesa-kan jadi Katalunya? nah itu dia…

Seingetku, waktu riset literatur tentang domain 3 taunan lampau, domain ini baru dlm status proposal pengajuan ke IANA. bareng seangkatan dg beberapa usulan nama domain seperti .xxx (n kayaknya waktu itu juga .eu sama .name) masih belom operasional. istilahe belom sampek tahap landrush waktu launchingnya..

Nah…, diem2 gak ada kabarnya, tiba2 aja uda ada alamat Domini.CAT sebagai pelayan registrasine. Domain baru ini efektif molai dilayani pendaptarane molai tgl 16 Sep. 2006!!!
On September 16th 2006 ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) approved the .CAT domain. The .cat TLD (Top Level Domain) is established to serve the needs of the Catalan Linguistic and Cultural Community on the Internet.

Mikir2 siy.., kalau kelompok kultural kayak “bangsa” Catalan aja bisa dapet domain sendiri, mestine kelompok etnik yg besar kayak Jawa — yg uda nyebar seantero endonesa dan berserakan di banyak negara juga mungkin aja dong punya domain sendiri..?!
Ehm..m, ini bukan wacana separatisme cyber atau chauvinisme siy…

Monggo diliat deh proposal mereka di IANA ketika mengajukan nama domain ini.., make sense!! Karena domain sesungguhnya adalah masalah teknis… N menurut argumen mereka, masalah teknis ini gak usah dikait2kan dengan statusnya sbg negara-bangsa atau bangsa tanpa negara! Cukup mereka punya publik entitas budaya yg masih hidup dan berkembang…, trus punya lembaga untuk ngurusi domain ini scr profesional….

Lagian kalau nengok ke belakang…, Timor leste aja sblm resmi merdeka dr indo jg udah diberi nama domain sendiri “.TP” oleh IANA. Trus.., sekarang bisa tuh dia memiliki nama domain “.TL” yg dioperasikan oleh lembaga yg sama…. jadi.., satu negara dg dua alokasi nama domain. Tengok juga nasib domain “.YU” yg skr dimiliki bareng oleh orang2 Serbia-Montenegro, atau “.SU” (milik Soviet Union) yg sekarang statusnya phased out–gak bertuan.

so…, tulisan ini jg tanpa kesimpulan, hehehe

Teknik Wawancara

Liat-liat uraiannya mas Andreas Harsono di blognya, mbikin aku terinspirasi untuk mengklipingnya di sini. as he said, “Kami sering menyaksikan wartawan-wartawan Jakarta, baik televisi, radio, maupun cetak, belum menyadari teori dasar wawancara ini”.

Sumber yang menerima pertanyaan-pertanyaan yang buruk akan memakai waktu wawancara untuk memahami pikiran si wartawan, dan tak jarang, membantah asumsi-asumsi si wartawan. Atau lebih jelek lagi, meninggalkan si wartawan, tak menanggapi isi wawancara.

Anda boleh bertanya pada Candow, “Berapa jumlah kata ideal untuk sebuah pertanyaan?”

Candow biasanya menjawab, “Satu kata saja. Dan kata itu adalah mengapa?”

Namun, tentu saja, tak setiap pertanyaan bisa disarikan jadi satu kata. Prinsipnya, makin panjang suatu kalimat tanya, makin menurun kemampuan si sumber mencerna pertanyaan itu. Sebaliknya, makin pendek pertanyaan, makin mudah si sumber memahami si wartawan. Candow memberikan pedoman 16 kata.

Lebih banyak dari 16 kata, lebih menurun juga daya tangkap si sumber. Dan kalimat harus dibuat dengan pertanyaan terbuka dengan kata tanya “5W 1H” yang artinya what, when, who, where, when, how.

Pertanyaan tertutup menghasilkan jawaban yang kurang memuaskan. Maksudnya, pertanyaan tertutup teoritis bisa dijawab dengan jawaban “ya” atau “tidak.” Kami sering menyaksikan wartawan-wartawan Jakarta, baik televisi, radio, maupun cetak, belum menyadari teori dasar wawancara ini. Mungkin menarik untuk tahu bagaimana kesalahan-kesalahan itu dibuat dengan memperhatikan pertunjukan seleksi wartawan SCTV dalam acara Menuju Layar Liputan 6. Acara ini diadakan sejak 1997 di kampus-kampus. Namun tahun ini diselenggarakan lewat siaran langsung. Finalnya 3 Oktober lalu.

mau liat komplitnya, silakan akses aja
uraiannya di sini

Maafkan aku…

menduakan dirimu,
lhawong mestine ngeupdate situs ini bukanlah sebuah tugas yg terlampau beratz…

beberapa orang mungkin malah menganggapnya sebagai sesuatu yg gak berguna :(

whatever guys…, harini Siyar uda tampil dengan tampang baru…
mohon maap kalo lamanya waktu update mbkin kamu malz mengunjungi situs ini lagi. ataw…, bahkan nganggerp situs ini mati dan tak lagi bernyawa. eniwey.., sukses buwat semuanya dey….

Karbondioksida plus Hidrogen Sulfida sama dengan Kentut !!

Darimana asal kentut?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yg kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut.
Apa komposisi kentut?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut.

Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen
Kenapa kentut berbau busuk?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.
Kenapa kentut menimbulkan bunyi?

Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas.
Kenapa kentut yg busuk itu hangat & tidak bersuara?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk.Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly).
Berapa banyak kentut diproduksi sehari?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut

Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur?
Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke kawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak eristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbelit-belit.
Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain?
Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu, kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara ‘transmitter’ dengan ‘receiver’. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar & konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.

Apakah setiap orang kentut?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut.
Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan?
Tidak ada kaitannya dengan gender. Kalau benar, berarti perempuan menahan kentutnya & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan.
Saat apa biasanya orang kentut?
Pagi hari di toilet. yang disebut “morning thunder”. Kalau resonansinya bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.

Mengapa makan kacang-kanagan menyebabkan banyak kentut?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yg tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!)
Selain makanan, apa saja penyebab kentut?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).
Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang?

Tidak… sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.
Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor. Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan .
Mungkinkah kentut terbakar?
Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yg combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen.
Bisakah menyalakan korek api dengan kentut?

Jangan mengada-ada…konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran
Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk?
Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau
Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut?
Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau mencium bau kentut terlalu banyak.
Apakah warna kentut?

Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan ketahuan siapa yang kentut.
Kentut itu apakah asam, basa atau netral?
Asam, karena mengandung karbondioksida (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).
Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus?
Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.

Lelaki Pembohong

Suatu hari, ketika sedang menebang pohon, seorang penebang kayu kehilangan kapaknya karena jatuh ke sungai. Lalu dia menangis dan berdoa, sehingga Dewa muncul. “Mengapa kamu menangis?” Si penebang kayu sambil terisak menceritakan bahwa kapak sebagai
sumber penghasilan satu-satunya telah jatuh ke sungai.

Lalu Dewa menghilang dan muncul kembali membawa kapak emas.
“Apakah ini kapakmu?”
“Bukan, Dewa ”
Lalu Dewa muncul kembali membawa kapak perak.
“Apakah ini kapakmu?”
“Bukan, Dewa ”
Lalu Dewa mengeluarkan sebuah kapak yang jelek dengan pegangan kayu dan mata besi
“Apakah ini kapakmu?”
“Ya, Dewa, benar ini kapak saya”.

“Kamu orang jujur, karena itu Aku akan memberikan ketiga kapak ini untukmu sebagai upah kejujuranmu”.

Lelaki itu sangat bersyukur dan pulang dengan gembira. Beberapa hari kemudian ketika sedang menyeberang sungai, istrinya terjatuh dan hanyut.
Lagi, si penebang kayu menangis dan berdoa. Kemudian Dewa muncul.

“Mengapa kamu menangis?” “Istri saya satu-satunya yang sangat saya cintai terjatuh ke sungai, Dewa” Lalu Dewa menghilang ke dalam sungai dan muncul kembali dengan membawa Jennifer Lopez “Apakah ini istrimu?”. “Ya, Dewa”.

Lalu Dewa marah dan berkata “Kamu berbohong, kemana perginya kejujuranmu?”
Lelaki itu dengan takut dan gemetar berkata, “Dewa, seandainya saya tadi menjawab tidak, Dewa akan kembali dengan membawa Britney Spears, dan jika saat itu saya juga menjawab tidak, Dewa akan kembali membawa istri saya yang asli, dan jika ketika itu saya menjawab iya, Dewa akan memberikan ketiganya untuk menjadi istri saya. Saya ini orang miskin, Dewa, tidak mungkin saya bisa membahagiakan tiga orang istri…..”

Moral of the story: Lelaki berbohong itu demi kebahagiaan orang lain….. :~))

dicomot dari http://www.sp18.com/2003/12/24/mengapa_lelaki_berbohong

berani miskin!!

diantara banyak ketakutan yg kita punya, sungguh ketakutan yg terbesar adalah rasa takut kita pada kemiskinan!!

miskin tu memang menakutkan. bagai sebuah kutukan seumur hidup yang tak diinginkan.
dengan perspektif ini aku baru bisa memahami bahwa mereka yg tetap bekerja keras, tetap jujur dan konsisten dengan hal itu adalah para pemberani. bayangkan hidup seorang polisi yg bekerja lebih dari 25 tahun dan masih tak kunjung memiliki rumahnya sendiri–sementara rekan2nya hidup sangat makmur, entah bagaimana caranya…
bayangkan hidup seorang kabag di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum yg rumahnya masih berdinding anyaman bambu.

padahal, kemarin ada seorang pelacur yang membangggakan dirinya punya penghasilan lebih dari 30 juta per bulan, punya mobil dan rumah bagus di ibukota propinsi….

sungguh saudaraku, yang aku ceritakan bukan cerita fiksi.

aku cuma memunguti kisah2 ini, demi menahan rasa keluhku ketika mesti berjalan kaki. dari rumahnya ke sini.
atau menelan harga diri ketika disodori uang pinjaman yang aku butuhkan.
atau ketidakrelaan ketika tak mampu membayar tagihan. atau ketika dilecehkan karena perhitungan2.

aku berusaha menjadi pemberani.
demi diriku.
demi kekasih yang mendorongkan keberanianku menjajakan penganan kecil dalam kantong plastik ke warung-warung pinggir jalan.
demi masa depan sebuah keberanian kecil dalam ketidakpastian.

Chairil Anwar Tak Pernah Menyatakan Cinta

MAGELANG—Wanita tua yang kini telah berusia lebih dari 83 tahun dan tinggal di kompleks ABRI, Taman Badakan, Magelang, itu masih menyisakan garis-garis kecantikannya di wajahnya. Sekalipun harus duduk di kursi roda, ia tak pernah mengurangi aktivitasnya, termasuk kegiatan sosialnya di Rotary Club Magelang.
Ingatannya masih tajam. Ia bahkan masih fasih berbahasa Belanda, Inggris, Jawa, Sunda, Padang, Aceh, dan Banjar.
Dia adalah Sri Ajati alias Ny. R.H. Soeparsono, istri almarhum Mayor Jenderal TNI dokter R.H. Soeparsono—mantan Kepala Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Soedjono, Magelang, yang wafat tahun 1994. Nama Sri Ajati diabadikan oleh penyair (almarhum) Chairil Anwar dalam sajaknya yang terkenal ”Senja di Pelabuhan Kecil” yang selengkapnya berbunyi:

Senja di Pelabuhan Kecil
Buat Sri Ajati

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut.

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah air tidur hilang ombak.
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

Dari : Deru Campur Debu (1949)

Kritikus Sastra Indonesia Dr. HB. Jassin (almarhum) menilai sajak tersebut sebagai suatu kerawanan hati, suatu kesedihan yang mendalam yang ”tidak terucapkan”. Apakah latar belakang sajak ini ?

Kata kuncinya adalah seorang gadis yang bernama Sri Ajati, seorang gadis yang tinggi semampai, warna kulitnya hitam manis, rambutnya berombak, kerling matanya, kerling matanya sejuk dan dalam. ”Tidak ada agaknya pemuda sehat yang tidak akan jatuh cinta padanya,” kata Jassin dalam bukunya ”Pengarang Indonesia dan Dunianya” (Penerbit PT.Gramedia, Jakarta 1983).

Apa yang hendak diungkapkan Chairil Anwar yang meninggal 28 April 1949 di Jakarta dengan sajaknya Senja di Pelabuhan Kecil? Tanpa kata-kata ”sedih” dan ”rawan”, hanya dengan lukisan suatu keadaan yang menimbulkan rawan itu, kita seolah-olah melihat suatu pigura dalam sajak itu.

Sebuah lukisan pemandangan di tepi laut, dengan gudang-gudang dan rumah tua. Kapal dan perahu yang berlabuh tiada bergerak. Hari gerimis menjelang malam. Terdengar kelepak elang di kejauhan. Di tengah perjalanan yang muram itu, si penyair berjalan tanpa cinta dan harapan, berjalan seorang diri sepanjang semenanjung.

Merasa Tergetar
Sri Ajati alias Ny. R.H. Soeparsono yang kini telah menjadi nenek dari 4 orang putra dan 6 orang cucu, ketika ditemui SH baru-baru ini, di Magelang menyatakan merasa tergetar dengan sajak Chairil Senja di Pelabuhan Kecil . ”Saya merasa tergetar dan sedih membaca sajak tersebut. Saya tahu kalau Chairil membuat sajak untuk saya dari cerita Mimik Sjahrir, anak angkat Bung Sjahrir (almarhum). Konon sajak itu indah sekali,” ujarnya.

Sri Ajati kenal baik dengan Chairil ketika ia bekerja sebagai penyiar radio Jepang di Jakarta tahun 1942. Sri Ajati kelahiran Tegal, Jawa Tengah, 83 tahun lalu, pernah kuliah di Fakultas Sastra di Jakarta.

Ketika Jepang masuk Indonesia, semua sekolah ditutup dan ia terpaksa menganggur. ”Saya tidak mendapat kiriman uang dari orangtua yang saat itu berada di Binjai, Sumatera Utara. Untung saya dipanggil Mr.Utojo Ramelan, bapak Farida Utojo, untuk bekerja sebagai penyiar di Radio Jepang,” tambahnya.

Di sinilah, Sri Ajati mulai kenal dan sering berkumpul dengan seniman muda waktu itu, seperti Usmar Ismail, Rosihan Anwar, Gadis Rasid, Nursamsu, Zus Ratulangi, H.B.Jassin dan seniman muda Chairil Anwar.

Chairil, kata Sri Ajati, sering datang ke rumahnya di Jalan Kesehatan, Tanah Abang, Jakarta. ”Suatu hari Chairil datang ke rumah saya. Saya duduk di kursi rotan, sedang Chairil duduk di lantai sambil menceritakan bahwa ia baru mengunjungi seorang temannya bernama Sri. Sang gadis yang bernama Sri memakai daster.

Sambil memegang daster yang saya pakai, Chairil berkata bahwa daster yang dipakai Sri terbuat dari sutera asli. Kebetulan daster yang saya pakai terbuat dari sutera asli. Saya tidak tahu siapa yang dimaksud dengan gadis yang bernama Sri,” katanya.
Apakah Chairil pernah menyatakan cintanya kepada Sri Ajati dengan terus terang? ”Orang mengira dengan lahirnya sajak itu seakan-akan Chairil jatuh cinta pada saya, dan seolah-olah berkata-kata langsung kepada saya. Lagian waktu itu saya sudah punya pacar, seorang calon dokter, bernama Soeparsono,” jelasnya.

Ny. R.H. Soeparsono yang pernah tampil di pentas ”Ken Arok dan Ken Dedes” karya Muhammad Yamin di Gedung Kesenian Jakarta tahun 1947, menyebut penyair pelopor angkatan ’45 ini sebagai seorang seniman komplet seratus persen.

”Dia orang yang di dalam hatinya selalu ada desakan-desakan untuk melahirkan sesuatu. Dia bukan orang atau seniman biasa. Setiap kali saya berjumpa, ciri khasnya adalah matanya merah karena kurang tidur, rambutnya berantakan, di tangan kiri atau kanan selalu membawa buku. Memang Chairil dikenal sebagai seorang yang gila dan kutu buku,” kisahnya.

Masuk Penjara
Sehabis diterima Presiden Soeharto di Istana Merdeka sekitar tahun ‘90-an, Ny. R.H. Soeparsono yang saat itu sedang mendampingi suaminya didekati seorang wartawan yang kebetulan tahu ”kisah khusus”-nya dengan Chairil Anwar. Wartawan itu bertanya andaikata penyair ini hidup di zaman Orde Baru, apa yang bakal terjadi?

Dengan terenyum, Ny.R. H. Soeparsono menjawab, ”Pasti dia masuk tahanan atau penjara. Chairil adalah seorang seniman yang jujur, tak tahan dan tidak bisa melihat hal-hal yang kurang baik dan kurang benar. Dia selalu berkata apa adanya.”

Istri dokter ini masih suka menyanyi, terutama lagu-lagu klasik. Rumahnya di komplek ABRI, Magelang di tahu 60-an pernah dijadikan markas seniman-seniman Magelang untuk berlatih drama.

Tidak heran kalau Sri Ajati alias Ny.RH.Soeparsono dalam usianya yang ke-83 tahun lebih masih dekat dengan seniman dan masih aktif mengikuti perkembangan kesenian di Indonesia dan dunia Internasional.

Ada kisah lucu di tahun ‘70-an. Waktu itu, rumahnya sedang dipakai oleh seniman-seniman Magelang yang tergabung dalam Teater Magelang (Tema) pimpinan Hamung Tukijan berlatih drama Mega-Mega karya almarhum Arifin.C.Noer. Dalam latihan terkadang terdengar suara keras dan teriakan-teriakan. Mendengar suara itu, salah seorang tetangganya, Ny.Roos Taher berlari-lari mendatangai rumahnya untuk melihat apa yang terjadi.

”Ketika melihat yang terjadi di rumah saya, para seniman yang sedang berlatih drama, Ny. Roos Taher hanya tersenyum, dan malah mengikuti latihan itu sampai usai,” kata Ny. R.H.Soeparsono dengan tersenyum.

Siapa Ny. Roos Taher? Ia adalah isteri Jenderal Taher, yang waktu itu menjabat Gubernur AKABRI. Dia juga seorang seniwati, yang pernah mengajar teater di IKJ.
(SH/bambang soebendo)

Fenomena “Cult”

Orang-orang yang mengikuti cult adalah orang normal. Mereka pada umumnya cerdas, berpikiran terbuka dan jujur. Mereka bersedia untuk berkorban untuk manfaat yang lebih besar dari suatu grup. Mereka tertarik pada pengembangan diri dan perbaikan dunia. Orang-orang terbaik, biasanya, menjadi target dari cult ini. Kekurangan mereka menyebabkan mereka sangat dibutuhkan sebagai anggota cult.

Dr J W West, Professor of Psychiatry, University of California
Definisi “Cult”

The Concise Oxford Dictionary mendefinisikan cult sebagai : “suatu system pemujaan religius; devosi /penyembahan, penghormatan kepada seseorang atau sesuatu”. Menurut C.T Russel : A religion or religious sect generally considered to be extremist or false, with its followers often living in an unconventional manner under the guidance of an authoritarian, charismatic leader.

Sekarang, didalam benak masyarakat, kata-kata “cult” adalah cenderung lebih diasosiasikan sebagai kegiatan cuci-otak (brain-washing), manipulasi kepada para pengikutnya, skandal public dari para pemimpin cult, pemerasan dan pembunuhan masal; daripada sebuah kegiatan penyembahan religius.

Salah satu kesulitan mendefiniskan sebuah ajaran sebagai cult, karena organisasi mereka berada pada kondisi yang mengalami tahapan perkembangan. Sebuah cult religius biasanya pada tahap awal, pertengahan dan akhir dari sebuah evolusi perkembangan organisasinya. Pada awalnya, cult terdiri dari sedikit kelompok orang yang memfokuskan diri mereka di sekeliling seorang pemimpin religius dimana memiliki kharisma tertentu yang menyebabkan mereka tertarik. Pada akhirnya, hal itu dapat menjadi bersifat manipulatif, eksploitatif dan bahkan menjadi organisasi multi-nasional. Apa yang biasa orang perbincangkan sebagai sebuah “cult” biasanya adalah NRG (New Religius Group) yang mana biasanya berawal dalam bentuk perguruan, kelompok doa, atau unit2 kecil lainnya yang memiliki karakteristik hubungan kekeluargaan. NRG dapat berupa sebuah organisasi yang memiliki tahap
pertengahan-akhir dari evolusinya.

Ada sekitar 40 macam karakteristik dari sebuah cult. Meskipun demikian, untuk mengidentifikasikan sebuah cult yang berevolusi menjadi cult yg berbahaya, seseorang cukup menilai / mendiagnosisnya dilihat dari lifestyle pemimpinnya dan sikap para member terhadap pemimpin tersebut.

Biasanya, ketika NRG telah berevolusi pada tahap pertengahan-akhir, pemimpinnya akan bersikap otoriter, mengumumkan dirinya sebagai titisan Allah / Buddha /Dewa, mengaku punya hubungan khusus dengan Allah/Buddha/Dewa dan dipercayai demikian oleh para pengikutnya. Mengikuti / mempercayai pimpinan diyakini sebagai salah satu jalan pencerahan / keselamatan. Para pemimpin hidup dalam kemewahan dari hasil pembiayaan murid2nya, melepaskan dirinya dari tubuh organisasi secara eksklusif. Pemimpin adalah tak terjangkau terkecuali oleh segelintir anggota `elite’.

Pemimpin akan membuat nubuatan tentang kejadian2 dikemudian hari dimana grup tsb bersiap-siap utk menghadapi. Para pengikut tunduk tak bersyarat kepadanya dan memperlakukannya sebagai orang suci, titisan Dewa, santo/santa, Buddha Hidup, dll.

Setiap cult memiliki paling tidak 5 karakteristik dibawah ini,

  1. Memiliki penyimpangan / deviasi dengan doktrin ajaran agama yang ortodoks (host)-nya.
  2. Menggunakan taktik psikologis (iming-iming kesaktian, bujukan, janji-janji, tekanan, intimidasi, sumpah, ancaman, menakut-nakuti, emotional abuse, dsb) untuk merekrut anggota, mengindoktrinasi, untuk mempertahankan kesetiaan dan untuk mengendalikan anggotanya.
  3. Membentuk sebuah kelompok kemasyarakatan yang elit / eksklusif/ khusus (contoh: kelompoknya adalah orang2 terpilih; sumpah2 tertentu, segregasi kelas keelitan tertentu, gelar2 spiritual, kemampuan supranatural tertentu; dsb) yang bersifat totaliter (dikontrol oleh otoritas dengan power yg absolute; menolak system distribusi kekuasaan dan kontrol; tunduk pada semua aspek kehidupan secara tak bersyarat kepada otoritas pemimpin).
  4. Menunjuk dirinya sendiri sebagai Pemimpin / pendiri (self-appointed), bersifat dogmatic, messianic, pernyataan2nya tak dapat dipertanggungjawabkan secara riil (unaccountable), dan memiliki kharisma. Kecenderungan narcissistic pada pemimpin dan kelompok elitenya.
  5. Mempercayai ‘the end justifies the means’ (menghalalkan cara) untuk mendapatkan dana, merekrut orang2, menginfiltrasi dan merusak nama baik musuh-musuhnya.
  6. Kekayaan dan assetnya (tangible dan intangible) tidak memberi manfaat kepada masyarakat secara luas (hanya terbatas pada kelompoknya).
  7. Grup memiliki pandangan elitist tentang dirinya dan dalam hubungannya dengan pihak lain : merekalah yang paling benar, setiap orang lainnya adalah salah; hanya merekalah yang melakukan kehendak Tuhan/Dewa/Nabi secara benar.
  8. Mengekang hak personal dan kebebasan individu anggotanya. Abuse ini dapat dilakukan secara theologis, sosiologis, psikologis maupun spiritual.
  9. There will be great emphasis on loyalty to the group and its teachings. The lives of members will be totally absorbed into the group’s activities. They will have little or no time to think for themselves because of physical and emotional exhaustion. This is also a vital part of the mind control process.
  10. Setiap keraguan atau pertanyaan kritis tentang ajaran grup akan mendapatkan tentangan, ejekan, atau tidak dilayani. Kritik dianggap pengkhianatan. Penekanan2 pada otoritas , kepatuhan tak bersyarat, tunduk.
  11. Usaha untuk meninggalkan atau mengungkapkan fakta memalukan tentang kelompok akan berhadapan dengan ancaman. Beberapa bahkan mengambil sumpah kesetiaan untuk menjaminkan hidupnya dan merasa terancam dengan hal itu. Orang yang mengungsi dari grup biasanya menghadapi konfrontasi, pelecehan, pengucilan ataupun cara-cara penekanan lainnya.
  12. “US VERSUS THEM” MENTALITY - Isolation from the community in general. Anyone and everything outside the group is seen as “of the devil” or “unenlightened” etc.

Kultus Individu dalam suatu sekte agama

  1. Memiliki unsur yang berbeda / menyimpang / tambahan dari ajaran Ortodoks.
  2. “…adalah sekelompok orang…” Hanya satu orang saja yang berpandangan menyimpang tidak dapat disebut cult. Itu disebut `heretic’ (sesat).
  3. Beberapa cult jumlah anggotanya hanya kecil saja, dan sebagian lagi memiliki anggota yang jutaan dan tersebar di seluruh dunia.
  4. “…mengklaim sebagai Tuhan atau Penyambung Lidah…” Adalah penting untuk membedakan sebuah cult dan agama:
    • Sebuah aliran terkualifikasi sebagai cult dari suatu agama karena mengaku sebagai aliran suatu aliran agama atau menggunakan icon2 / istilah2/ simbol2 agama tertentu.
    • Tidak memiliki otorisasi maupun kualifikasi otentik dari institusi mainstream ataupun tidak memiliki aliran yang absah.
  5. “….memiliki suatu system doktrin tertentu yang khas…” (misal: tentang titisan Dewa tertentu atau titisan sang Penyelamat yg dikirim kedunia, menyatakan sebagai aliran spesial, paling asli / tersembunyi, ilmu2 khusus, pengujian oleh Tuhan,. dsb)
  6. “…diajarkan / diturunkan oleh pemimpin “khusus”, untuk suatu peristiwa /misi “khusus”,…”
  7. “…menolak (secara eksplisit maupun implicit) suatu doktrin sentral tertentu.
  8. “…memiliki kitab suci sendiri yang “khusus”…” (yang tidak diakui oleh mainstream agama tertentu yg diakuinya).
  9. “memiliki posisi istimewa dalam sejarah yang berbeda dengan mainstream…”tanpa suatu referensi / dukungan bukti2 faktuil?
  10. “pewarisan tahkta berdasarkan like or dislike, inner circle, nepotisme dll yang dibungkus oleh revelasi2 khusus??.”
  11. “.memiliki sistem tertutup dan ambigu, sensitif terhadap kritik2/masukan/ ide2 segar dari luar, monopoli, rekayasa anggota (ancaman, adu domba, pengucilan, iming2 , perlakuan istimewa,
    pujian-pujian narcissist, dsb)”
  12. “.tata cara khusus, kode etik khusus, aturan khusus…”

.: dicomot dari Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

Definisi Berita

Menurut Dean M. Lyle Spencer : Berita adalah suatu kenyataan atau ide yang benar yang dapat menarik perhatian sebagian besar dari pembaca.
Menurut Willard C. Bleyer : Berita adalah sesuatu yang termasa ( baru ) yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar. Karena itu ia dapat menarik atau mempunyai makana bagi pembaca surat kabar, atau karena ika dapat menarik pembaca - pembaca tersebut.
Menurut William S Maulsby : Berita adalah suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi, yang dapat menarik perhatian pembaca surat kabar yang memuat berita tersebut.
Menurut Eric C. Hepwood : Berita adalah laporan pertama dari kejadian yang penting yang dapat menarik perhatian umum
Menurut Dja’far H Assegaf : Berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang termasa ( baru ), yang dipilih oleh staff redaksi suatu harian untuk disiarkan, yang dapat menarik perhatian pembaca. Entah karena luar biasa, entah karena pentingnya, atau akibatnya, entah pula karena ia mencakup segi – segi human interest seperti humor, emosi dan ketegangan.
Menurut J.B. Wahyudi : Berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memilki nilai penting, menarik bagi sebagian khalayak, masih baru dan dipublikasikan melalui media massa periodik.
Menurut Amak Syarifuddin : Berita adalah suatu laporan kejadian yang ditimbulkan sebagai bahan yang menarik perhatian publik media massa.

Reuni.., dan aku di sini

wah, hari ini arek2 mo ngadakan reuni, begitulah kabarnya.

sebetule sampek hari ini aku ragu2 jg.., syapa2 saja rekan2 alumni yg sudah ndengar kabar beritanya. sayapa saja dr yg denger tu pada mau dateng ke acara.
sbtule aku jg nggak inget acarane jam brapa. katanya dek Utty jam lapan pagi. lhah, reuni kok jam lapan pagi. bukannya biasane reuni tu diadaken pas jam2 nyantai…?

iya mas, soale ada lokakarya dulu.., gitu katanya. oo, ya sudahlah. aku akan dateng, InsyaAllah–setelah mandi dan gosok2 gigi, gososk2 badan.

wah, tapi maaf ya sodara2ku di kepanitiaan…
sbtulnya yg bikin aku ragu u frekuensi publikasinya itu loh…
sampek sekarang dan kemaren, aku msh jarang denger infone. but, afterall, aku yakin apapun kejadiannya hari ini adalah impact dari usaha maksimal kawan2 panitiya.

yg sedih siy.., karena berita itu nggak dikirim di media-onlinenya, ataw kirim2 press release spt yg pernah disarankan…

duh, semoga berhasil aja wes…