Peran dan Tanggungjawab Pemimpin

Filed Under (Religi) by UKMP on 09-01-2005

” Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimahnya dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia, supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah maha mendengar lagi maha melihat”. (Q.S. An-Nisa”:58).

Keanehan adalah sesuatu yang wajar dalam dunia tasawuf, bahkan tak lega kalau tidak ada keanehan dalam dunia yang penuh kearifan ini. Kita semua tau bahwa manusia adalah mahluk sosial artinya bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri, tanpa berhubungan dengan orang lain. Setiap manusia pasti memerlukan uluran tangan orang lain.

Pedagang koran yang setiap hari di depan kampus Universitas Negeri Malangpun, ia memerlukan bantuan orang lain sebagai pembeli. Begitu juga dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan ber negara ternyata hubungan timbal balik antara pemimpin aparat pemerintah dan rakyat mutlak diperlukan.

Seorang yang menjadi pemimpin hakikatnya merupakan pemegang amanat dari dari rakyat yang mengangkatnya. Lebih dari itu kepemimpinan merupakan amanat dari Allah. Jadi seorang pemimpin mengemban tugas yang cukup berat tapi mulia, yaitu mengemban amanat Allah dan amanat sesama manusia.

Kewajiban memelihara amanat dan menyerahkannya kepada orang yang berhak menerimanya itu berlaku pada ummat, terutama mereka yang di karuniai kekuasaan untuk memimpin ummat atau masyarakat, memimpin organisasi, sampai kepada pemimpin keluarga. Ada tiga amanat yang harus kita ketahui adalah:

1) Amanat Allah pada hamban-Nya Janji untuk mentaati segala perintah-Nya dan menggunakan anugrah-Nya baik berupa harta benda atau anggota badan. Ada sahabat Nabi yang menyatakan: ” Sesungguhnya segala macam maksiat merupakan penghianatan kepada Allah” .

2) Amanat manusia pada manusia Kewajiban mengembalikan titipan kepada ahlinya yang berhak, tidak menipu, menjaga rahasia orang lain ( kewajiban suami menjaga istri).

3) Amanat manusia pada dirinya sendiri Keharusan memiliki sesuatu yang lebih bermanfaat dan maslahat untuk diri sendiri baik didunia maupun di akhirat.

Nur Chasan,
Penulis adalah salah satu anggota UKMP, Mahasiswa PTB FT-UM”98.

Majalah Siar Buletin Siar

MySIAR Online


        Dapatkan blog dengan alamat:
        http://siar.endonesa.net/namaanda/
        *khusus bagi anggota dan alumnus UKMP*

Daftar Sekarang

Diskusi Kepenulisan (untuk UMUM)